Lahir di Bogor pada tanggal 1 oktober 1992, Yuda Pria Ambada adalah nama yang di berikan kepada saya oleh bapak saya. saya biasa di panggil "Nda" di kalangan keluarga, yang saya tahu arti dari nama itu adalah Perang Lelaki yang pemberani, bapak saya pernah bercerita bahwa nama itu di berikan karena pada saat saya lahir,
di waktu yang bersamaan pula di siarkan film perjuangan sejarah yaitu "G 30 S PKI", dan di tambah juga bapak saya yang memang seorang militer, jadi nama saya ini kental dengan nama militer atau perang. Ibu saya adalah Pegawai Negri, dan saya lahir di keluarga yang sederhana. kami hidup bahagia, tidak pernah ada konflik besar di keluarga kami, dan saya punya 2 adik yang pertama adalah Sindia Sara Pertiwi dan yang ke dua adalah Yugo Ario Seto, Tapi sekarang Sindia sudah meninggal dunia, dia meninggal pada saat baru berusia 47 hari karena suatu penyakit, saya sangat sedih saat itu, karena saya sangat sayang sekali kepada dia apalagi dia masih bayi, sungguh tidak tega saya melihat adik bayi yang masih lucu terbaring kaku tidak bernyawa, nenek saya pernah bercerita saat sindia meninggal, saya pernah berkata sambil menangis : "kenapa tidak saya saja yang meninggal? kasihan adik saya masih bayi" tapi saya tidak ingat dengan perkataan saya itu, saya lupa. dan adik saya yang kedua Yugo Ario Seto sekarang masih duduk di kelas 4 sekolah dasar.
Di masa kecil saya, saya bisa di bilang anak yang cengeng, mudah sekali menangis. dan dari cerita yang pernah saya dengar bahwa saat bayi saya pernah beberapa kali kritis hanya karena terjatuh atau terpentok suatu benda, kondisi fisik saya saat kecil sangat lemah, dan di masa kecil saya, saya mempunyai dua sahabat sejati yang selalu bermain bersama, yaitu Redhi biasa di panggil "Ndi" dan juga Ferry biasa di panggil "Ndu", dan kita di juluki trio "Nda, Ndi, Ndu" oleh lingkungan setempat, mungkin karena sangat akrabnya kita bertiga, dan juga nama panggilan dari ketiganya yang hampir serupa maka julukan itu pun melekat pada kami bertiga, bahkan sempat suatu hari kami punya 3 ekor burung yang di beri nama "Oji, Osi, Oni", tapi sekarang kami bertiga sudah tidak pernah kumpul lagi semenjak Lulus SD, karena kesibukan masing-masing mungkin hanya setahun sekali kami bertemu. masa kecil saya sangat mengidolakan masked rider atau power ranger, bahkan saya sangat terobsesi menjadi superhero, saya sering memakai topeng superhero, memakai sayap dengan sarung, jacket, dan sepatu bergaya seakan-akan saya superhero yang akan membasmi kejahatan di dunia ini. hahahahaha, juga saya memiliki hobi menggambar dari umur 1 tahun, asalkan ada spidol atau pensil di tambah dengan kertas maka di pastikan saya akan menggambar.
SDN Balumbang Jaya 2 adalah tempat di mana saya pertama kali menuntut ilmu, di sana saya banyak bertemu teman-teman yang sangat peduli ke saya, dan saya merasa di perlakukan istimewa di sana, prestasi saya di sana lumayan baik hampir tiap semester masuk 5 besar di kelas, beberapa kali saya mengikuti lomba menggambar mewakili SD ini, dan beberapa kali menjadi juara. tapi saya hanya bertahan 4 setengah tahun di sana, saya pindah sekolah saat kelas 4 ke SDN Balumbang Jaya 3 yang lokasi sekolahnya lebih dekat dengan rumah saya, tidak lama sebelum saya pindah sekolah, saya di sunat. saya di sunat di salah satu klinik di bogor, saya sangat sulit apabila di suruh oleh orang tua saya untuk segera di sunat, karena saya yang terlalu ketakutan. tapi karena orang tua saya berjanji akan membelikan saya playstastion yang saat itu yang memang sangat saya idamkan, maka saya mau di sunat. setelah kepindahan saya ke SDN Balumbang Jaya 3, dalam proses adaptasi saya sangat di bantu oleh Ndu, sahabat saya. di sana saya merasa tertekan dengan beberapa teman dan seorang guru, dan sempat beberapa kali saya malas untuk masuk sekolah, tapi lambat laun saya dapat mengatasi itu semua dan saya meraih kelulusan saya di SDN balumbang jaya 3.
SMP Negeri 1 Dramaga menjadi persinggahan selanjutnya, di sana saya kembali bertemu beberapa teman lama saya yang berasal dari SDN balumbang Jaya 2, tidak ada catatan menarik di saat itu, berjalan sangat datar, dan saya merasa masa SMP lah masa yang paling tidak berarti dalam hidup saya, setelah lulus dari SMP Negeri 1 Dramaga saya memutuskan untuk masuk SMA Bina Bangsa Sejahtera salah satu SMA favorit di kota bogor, pada awalnya di kelas 1 saya merasa tidak begitu bahagia, namun setelah kelas 2 saya merasa sangat bahagia berada di lingkungan ini, saya bertemu teman-teman yang sangat lucu dan seru di sana, memang benar kata orang jika masa SMA itu adalah masa yang paling indah, pada saat penjurusan saya memutuskan masuk IPS, padahal saya bisa di terima di IPA, tapi saya yakin untuk masuk IPS, di kelas XI IPS 3 lah saya bertemu dengan "keluarga baru" saya, di mana di sana saya merasa sangat bahagia dan nyaman, semua teman sangat bersahabat satu sama lain, kekompakan kelas ini memang tidak di ragukan lagi, kami sekelas sering membuat acara bersama, hang out bersama. banyak kenangan yang sangat berharga, seperti saat perjalanan ke yogyakarta yang di habiskan dengan penuh tawa, dan juga saya pernah mewakili sekolah di lomba musikalisasi puisi lasastra di SMA Negeri 5 bogor, di sana juga saya pertama kali membuat sebuah Band yang bernama Gombloh, di SMA saya juga mempunyai geng yang berjumlah 18 orang laki-laki yang bernamakan Sinting FC atau SFC, geng ini sering bertanding futsal setiap minggu, setelah 3 tahun yang sangat penuh dengan cerita akhirnya saya harus meninggalkan sekolah yang sangat saya cinta ini. berat rasanya berpisah dengan teman-teman, dan saya pun beberapa kali membuat video slide show foto yang berhasil di abadikan saat SMA, sebagai kenang-kenangan untuk teman-teman.
Setelah lulus dari SMA, saya sempat merasa bingung harus melanjutkan kemana, karena saya tidak di izinkan masuk ke universitas yang di inginkan saya yaitu institut kesenian jakarta, saya merasa jiwa seni saya harus lebih di kembangkan lagi, dan saya sangat bercita-cita menjadi musisi, tapi apa boleh buat saya harus menuruti apa yang di inginkan orang tua saya, saya pernah mencoba masuk ke D3 Institut Pertanian Bogor tapi saya gagal lolos, kemudian saya memutuskan untuk masuk gunadarma jurusan sastra inggris yang menurut saya cocok dengan pribadi saya yang menyukai seni atau sastra dan di tambah lagi dengan bahasa inggris yang memang menjadi salah satu pelajaran favorit saya, di sana saya merasa menjadi pribadi yang lebih berkembang dari cara pandang pemikiran, tapi saya merasa kurang begitu akrab dengan teman di universitas gunadarma di bandingkan dengan teman SMA saya yang memang sudah saya anggap sebagai keluarga saya sendiri, dan juga jarak kampus yang jauh dari rumah menjadi salah satu problem saya di sana, karena saya tidak mendapatkan izin untuk kos, tapi mulai semseter 4 ini saya baru mendapatkan izin untuk kos, dan saya pun kos di belakang mesjid E.
Bakat seni yang saya miliki memang sudah ada sejak kecil, sejak kecil saya sudah hobi menggambar dan memenangkan beberapa kali juara gambar, namun karena kurang di asahnya bakat yang saya miliku itu, maka bakat gambar saya tidak berkembang, tapi sejak SMA bakat seni saya beralih dari menggambar menjadi bermusik, saya sangat menyukai musik apalagi sejak saya pertama kali belajar gitar saat kelas 1 SMA, dan paman saya mengenalkan saya band alternative dari luar negri seperti my chemical romance, good charlotte, muse dll. dan saya langsung menyukai lagu mereka, semenjak itu lah saya banyak mencari referensi bermusik saya dengan mencari chord guitar, video, dan lagu dari band luar negri, dan saya banyak menemukan band yang keren, seperti paramore, simple plan, blink 182 dll. dan akhirnya saya sangat menyukai genre musik pop punk yang menurut saya keren, dan saya pun bermimpi mempunyai band yang sukses di indonesia, dan simple plan menjadi influence terbesar saya saat ini, dan banyak lagu yang saya ciptakan terinspirasi dari kehidupan pribadi saya, saat SMA saya sempat memiliki band yang bernama gombloh , tapi band ini hanya untuk mencari kesenganan saja, tidak untuk serius, dan saya mulai serius dengan band saya yang sekarang yaitu jensiv jaret, band ini sudah beberapa kali manggung di festival musik lokal, dan sudah merekam 5 lagu. band ini bergenre pop punk, juga saya sudah 2 kali menonton langsung konser band dunia yang di selenggarakan di jakarta yaitu konser simple plan di tahun 2012 dan paramoredi tahun 2011, dan rencana saya selanjutnya adalah memajukan band ini, dan mencoba untuk mengirimkan lagu rekaman kami ke beberapa label. semoga mimpi saya dapat terwujud menjadi musisi di indonesia, amin !!
Jumat, 16 Maret 2012
Sabtu, 10 Maret 2012
KEIDEALISAN
KEIDEALISAN!
Yang saya tahu tentang idealis adalah di mana seseorang hidup tanpa terlalu bergantung atau terpengaruh pada siapa pun atau mempunyai caranya sendiri dalam melakukan tindakan, dan saya mengadopsi cara hidup seperti ini. di mana saya tidak terlalu suka latah atau ikut-ikutan dengan trend yang ada di sekitar saya, di mana banyak sekali orang-orang melakukan hal itu. saya cenderung ingin melakukan tindakan lain atau membuat hal lain.
karena menurut saya bertindak latah atau ikut-ikutan adalah hal yang tidak kreatif, salah satu contohnya adalah ketika trend sepedah fixie atau blackberry atau trend yang sekarang terjadi di dunia musik adalah munculnya banyak Boys Band dan Girls band dan banyak juga yang lainya, di mana banyak orang ingin sekali melakukan hal itu, dan seperti terlihat mereka hanya tidak ingin di bilang tidak ketinggalan zaman, dan ingin di bilang anak gaul.
ya memang hal itu sah-sah saja mereka lakukan, tapi saya bukan tipe orang seperti itu, saya hanya menyukai hal-hal yang benar-benar saya sukai, sekali pun itu tidak terdengar familiar dan menjadi trend, karena bagi saya hidup dengan cara sendiri akan menampilkan kesan yang beda dan unik daripada menjadi mayoritas dan terlihat biasa, tetapi sekali lagi saya tidak menganjurkan untuk seperti saya karena setiap orang punya hak nya masing-masing untuk bertindak.
dan saya sangat tertarik mengkritisi dengan trend yang terjadi sekarang dengan munculnya banyak sekali Boys Band dan Girls Band di Indonesia, mungkin saja setiap minggu atau bahkan setiap hari muncul Boys Band dan Girls Band baru, di mana mereka berkiblat kepada musik K-POP dari Korea yang memang sedang sangat di gandrungi kaula muda, bukan hanya di Korea tapi juga di sluruh dunia,
hal ini menjadikan banyak sekali Boys Band dan Girls Band indonesia yang sangat meniru Bintang Top dari Korea, mulai dari gaya rambut, pakaian, bahkan musik. dan pada akhirnya memang hal ini sangat booming di indonesia dengan smash sebagai pioneer dari boys band dan juga seven icon sabagai pioneer dari girls band yang ada sekarang ini,
di mana mereka dengan mudahnya meraih popularitas tinggi dalam waktu yang cukup singkat dengan hanya mengekuarka 1 single saja, karena kesuksekan mereka lah muncul banyak sekali Boys Band dan Girls Band baru, hal ini memang cukup positive di mana menurut saya memperbaiki selera pasar musik di Indonesia yang sebelumnya dalam trend Band yang bergenre melayu, tetapi yang sangat di sayangkan oleh saya adalah mereka terkesan memaksakan diri, dan hanya ingin ikut-ikutan trend dan ikut-ikutan tenar, karena dari segi kualitas vocal mereka sangat tidak layak masuk industri musik indonesia, di mana yang saya lihat setiap mereka tampil live di acara musik di televisi mereka slalu tampil lipsing, karena saya tahu apabila mereka tampil secara live, suara mereka akan sangat tidak enak di dengar, dan juga mereka terkesan hanya bermodalkan tampang ganteng, cantik, putih, oriental. tanpa memikirkan kualitas yang ada di dalam diri mereka, dan ini sangat-sangat membuat kualitas tidak lagi menjadi hal yang utama, karena sekarang adalah kuantitas yang menjadi hal utama.
hal ini sangat memprihatinkan bagi saya, membuat industri musik indonesia mundur satu langkah, di mana yang saya inginkan adalah kemajuan dari industri musik indonesia yang seharusnya lebih selektif lagi dalam menerima sebuah artist, karena hal yang paling utama bagi saya adalah kulaitas dari artist nya itu sendiri, anda boleh saja tidak setuju dengan pendapat pribadi saya ini, dan saya tidak memaksakan anda untuk satu pendapat dengan saya. karena sekai lagi setiap orang punya cara berpikir yang berbeda.
Kehidupan Baru
hmm gw mw cerita nih tentang kehidupan baru gua.
di mana sekarang gw ngekos, alasan gw ngekos bukan pengen macem2 atau bebas, gw cuma pengen lebih ngeringanin beban yang di pikul badan gw, ya di pikir2 sih kalo setiap hari pulang-pergi depok bogor itu cape bgt, dan gw ngerasainya jg begitu walaupun gw udah biasa dengan keadaan itu.
dan juga alasan lainya itu jadwal kuliah yang makin padet dan slalu dapet jadwal pagi. ga kebayang kalo tiap hari berangkat pagi dari bogor yang mengharuskan gw bangun lebih pagi dan bergulat dengan kemacetan kota bogor yaitu di daerah yasmin sampai under pass jalan baru yang macetnya bikin stress, kalo macet tuh emang bikin emosi dan stress bgt and juga buang2 waktu. kalo gw pilih alternativ lain kaya naek kereta pagi ya sama aja sih bikin stress, dengan pengalaman gw yang udah sering bgt naek kereta pagi2 waktu masih semseter 1 di mana di sana gw harus berhimpit-himpitan sama penumpang lain, yang numpuknya bukan main, kadang walaupun udah penuh itu isi gerbong kereta tapi tetep aja kalo tiap pemberentian tuh penumpang dari luar di paksa masuk yang otomatis bikin isi gerbong penuh bgt. pokoknya masalah masuk pagi itu emang complex bgt, mau pake transportasi apapun ya tetep aja bikin stress.
dan akhirnya gw mikir pengen ngekos nih, tapi gw ga yakin dapet izin.
secara bonyok gw tuh lumayan protective juga ke gw, tapi setelah gw minta ga taunya gw di izinin, dan gw pun akhirnya sekarang ngekos.
gw ngekos di daerah deket kampus E, tepatnya di belakang mesjid kampus E. waktu gw pindahan gw di anter sama bokap nyokap dan juga kakek nenek gw, udah kaya ma umroh aja gw di anter rombongan, tp gapapa, gw mikir mungkin mereka tuh sayang bgt sama gw. dan yang bikin gw pengen nangis juga sih waktu gw di lepas pas mereka balik ke bogor, di situ kerasa bgt gw sedih harus ninggalin mereka, gatau kenapa hati gw kerasa berat aja tinggal jauh dari mereka, mungkin karena itu pertama kali gw alamin. dan kayanya gw juga akan ngerasain hal yang sama nanti di saat gw nikah dan hidup berdua sama istri gw kelak dan harus ninggalin mereka, dan gw mikir pantes aja ya pengantin2 itu pada nangis waktu akad nikah, di mana mereka tuh udah lepas dari orang tua, mungkin rasanya sama kaya apa yang gw rasain skrang. lanjut lagi, ternyata gw masih belum terbiasa hidup sendiri di kosan, gatau kenapa mungkin masih baru, dan harus adaptasi sama lingkungan sekitar yang masih asing bgt buat gw, dan ada 1 yang bikin kecewa itu adalah sinyal kartu axis tuh bangke bgt di sini, ampe2 cuma buat sms aja ga bisa !! di mana di situ gw mati gaya bgt, ga bisa smsan, apalagi internetan, di tambah pula gw ga bawa tivi, cd, speaker. di mana alat satu2nya hiburan gw itu ya cuma handphone dan notebook gw, gw pengen ganti kartu tapi males dan sayang bgt. soalnya gw bukan tipe orang yg sering ganti kartu, mungkin kalo ga ada perubahan ampe bulan depan bisa aja gw pindah kosan yang ada sinyal axis nya bagus. dan gw masih belum betah sama keadaan kosan gw, pikiran gw tuh pengen ke rumah terus. emang bener yah kalo ada sebuat kalimat "Home Sweet Home", emang tempat yang paling nyaman buatr kita ya rumah kita sendiri. mungkin aja nanti kalo gw masih belum nyaman juga dengan keadaan gw, dan ga ada perkembangan apa2. bisa aja gw balik lagi pulang-pergi bogor depok, entah itu naek motor atau naek kereta, masih belum kepikiran. ya mudah2an sih gw bisa betah di sini, walaupun hati gw masih berat bgt ninggalin rumah.
di mana sekarang gw ngekos, alasan gw ngekos bukan pengen macem2 atau bebas, gw cuma pengen lebih ngeringanin beban yang di pikul badan gw, ya di pikir2 sih kalo setiap hari pulang-pergi depok bogor itu cape bgt, dan gw ngerasainya jg begitu walaupun gw udah biasa dengan keadaan itu.
dan juga alasan lainya itu jadwal kuliah yang makin padet dan slalu dapet jadwal pagi. ga kebayang kalo tiap hari berangkat pagi dari bogor yang mengharuskan gw bangun lebih pagi dan bergulat dengan kemacetan kota bogor yaitu di daerah yasmin sampai under pass jalan baru yang macetnya bikin stress, kalo macet tuh emang bikin emosi dan stress bgt and juga buang2 waktu. kalo gw pilih alternativ lain kaya naek kereta pagi ya sama aja sih bikin stress, dengan pengalaman gw yang udah sering bgt naek kereta pagi2 waktu masih semseter 1 di mana di sana gw harus berhimpit-himpitan sama penumpang lain, yang numpuknya bukan main, kadang walaupun udah penuh itu isi gerbong kereta tapi tetep aja kalo tiap pemberentian tuh penumpang dari luar di paksa masuk yang otomatis bikin isi gerbong penuh bgt. pokoknya masalah masuk pagi itu emang complex bgt, mau pake transportasi apapun ya tetep aja bikin stress.
dan akhirnya gw mikir pengen ngekos nih, tapi gw ga yakin dapet izin.
secara bonyok gw tuh lumayan protective juga ke gw, tapi setelah gw minta ga taunya gw di izinin, dan gw pun akhirnya sekarang ngekos.
gw ngekos di daerah deket kampus E, tepatnya di belakang mesjid kampus E. waktu gw pindahan gw di anter sama bokap nyokap dan juga kakek nenek gw, udah kaya ma umroh aja gw di anter rombongan, tp gapapa, gw mikir mungkin mereka tuh sayang bgt sama gw. dan yang bikin gw pengen nangis juga sih waktu gw di lepas pas mereka balik ke bogor, di situ kerasa bgt gw sedih harus ninggalin mereka, gatau kenapa hati gw kerasa berat aja tinggal jauh dari mereka, mungkin karena itu pertama kali gw alamin. dan kayanya gw juga akan ngerasain hal yang sama nanti di saat gw nikah dan hidup berdua sama istri gw kelak dan harus ninggalin mereka, dan gw mikir pantes aja ya pengantin2 itu pada nangis waktu akad nikah, di mana mereka tuh udah lepas dari orang tua, mungkin rasanya sama kaya apa yang gw rasain skrang. lanjut lagi, ternyata gw masih belum terbiasa hidup sendiri di kosan, gatau kenapa mungkin masih baru, dan harus adaptasi sama lingkungan sekitar yang masih asing bgt buat gw, dan ada 1 yang bikin kecewa itu adalah sinyal kartu axis tuh bangke bgt di sini, ampe2 cuma buat sms aja ga bisa !! di mana di situ gw mati gaya bgt, ga bisa smsan, apalagi internetan, di tambah pula gw ga bawa tivi, cd, speaker. di mana alat satu2nya hiburan gw itu ya cuma handphone dan notebook gw, gw pengen ganti kartu tapi males dan sayang bgt. soalnya gw bukan tipe orang yg sering ganti kartu, mungkin kalo ga ada perubahan ampe bulan depan bisa aja gw pindah kosan yang ada sinyal axis nya bagus. dan gw masih belum betah sama keadaan kosan gw, pikiran gw tuh pengen ke rumah terus. emang bener yah kalo ada sebuat kalimat "Home Sweet Home", emang tempat yang paling nyaman buatr kita ya rumah kita sendiri. mungkin aja nanti kalo gw masih belum nyaman juga dengan keadaan gw, dan ga ada perkembangan apa2. bisa aja gw balik lagi pulang-pergi bogor depok, entah itu naek motor atau naek kereta, masih belum kepikiran. ya mudah2an sih gw bisa betah di sini, walaupun hati gw masih berat bgt ninggalin rumah.
IMPIANKU !!
IMPIANKU!
- Musisi Sukses
- Band Sukses
- Punya Perusahaan Musik
- Punya Studio Musik
- Punya Merk Guitar
- Progress IPK
- Lulus dengan hasil memuaskan
- Pasangan yang pintar, cantik, berjilbab, kalem.
- Bertemu dengan salah satu idola saya
- Nonton Pertandingan Sepak Bola secara langsung di stadion Olimpico Roma
- Musisi Sukses
- Band Sukses
- Punya Perusahaan Musik
- Punya Studio Musik
- Punya Merk Guitar
- Progress IPK
- Lulus dengan hasil memuaskan
- Pasangan yang pintar, cantik, berjilbab, kalem.
- Bertemu dengan salah satu idola saya
- Nonton Pertandingan Sepak Bola secara langsung di stadion Olimpico Roma
Langganan:
Komentar (Atom)